Wahai pemuda Islam, bersemangatlah dalam menuntut ilmu agama.

Beragam Artikel Islami
Nikmati artikel-artikel Islami di bawah naungan Ustadz Abu Takeru (Rizal Fadli Nurhadi), disampaikan dengan bahasa yang ringan dan sangat kekinian.
Dengarkan kajian secara LIVE!
Streaming audio kajian dari internet secara LIVE dari rumah.
Setiap Jumat pukul 16.00
Butuh Bantuan? Insya Allah kami siap membantu.
Kami dapat dihubungi melalui LINE dengan id : @pemudasurga
Paradisean Youth
Bersama menggapai surga Allah
Bismillah...

Rabu, 27 Juli 2016

Al-Kabair 0 : 4,9 Milyar (2)

Makrifat Sabil Haq


Bismillah wash shalatu was salamu 'ala Rasulillah.

Amma ba'du.

Ini adalah lanjutan dari pembahasan tentang materi 4,9 Milyar. 

Ciri-ciri Dosa Besar


Ciri-ciri dosa besar adalah dosa-dosa yang apabila dalam dalil terdapat:

1. Ancaman neraka 

Misalnya menyembah selain Allah, membunuh, dan berzina. 

Allah berfirman,

Dan orang-orang yang tidak menyembah Rabb yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan Dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina." (QS. Al-Furqan [25] : 68-69)

2. Ancaman siksaan hari kiamat 

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Barangsiapa yang sombong, maka di hari kiamat Allah akan menmbangkitkan dia menjadi sebesar semut dalam wujud manusia dan dimasukkan ke neraka jahannam. Dan di dalam jahannam ada satu penjara yang bernama bulas. Dan di dalamnya mereka akan diberi minuman dari nanah penghuni neraka." (HR. Tirmidzi derajatnya shahih)

3. Ancaman laknat dari Allah dan Rasul-Nya

Misalnya laki-laki yang menyerupai perempuan atau perempuan yang menyerupai laki-laki, dalilnya adalah hadits berikut.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat orang laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita-wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Bukhari no. 5886, 6834, Abu Dawud no. 4930)

4. Ancaman siksaan kubur

Misalnya orang yang ghibah, atau yang sering mengadu domba. Nanti salah satu adzab kuburnya yaitu Allah akan membuat tangan, jari dan kukunya jadi tembaga yang akan mencakar-cakar dada dan pipinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Tatkala Rabbku memi’rajkanku (menaikkan ke langit), aku melewati beberapa kaum yang memiliki kuku dari tembaga, dalam keadaan mereka mencabik-cabik wajah dan dada mereka dengan kukunya. Maka aku bertanya, ‘Siapakah mereka ini wahai Jibril?’ Dia menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang memakan daging (suka mengghibah) dan menjatuhkan kehormatan manusia’.” (HR. Ahmad, dishahihkan Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 533. Hadits ini juga dicantumkan dalam Ash-Shahihul Musnad karya Asy-Syaikh Muqbil rahimahullahu)

5. Statement "tidak termasuk golongan kami" 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Barangsiapa yang menipu kami, maka ia tidak termasuk golongan kami.” (HR. Muslim no. 101)
Contohnya menyontek saat ujian. Tapi zaman sekarang yang namanya menyontek itu jarang. Seringnya kerja sama.

6. Ancaman hukuman secara duniawi

Misalnya orang yang mencuri dipotong tangannya, orang yang menuduh orang lain berzina padahal tidak punya saksi, dia dipecut 80 kali.

Allah Azza wa Jalla menegaskan,


"Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Maka barangsiapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Maidah [5] : 38-39) 

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman,


"Dan orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan yang baik (berzina) dan mereka tidak bisa mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka delapan puluh kali, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka untuk selama-lamanya. Mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An-Nur [24] : 4)

7. Statement "telah kafir orang yang melakukan ini dan itu"

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat, barangsiapa meninggalkannya maka dia kafir.” (HR. Ahmad, Abu Daud, At Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah dengan sanad yang shahih dari Buraidah Al Aslami)

Tapi memang, tidak semua lafadz "kafir" dalam hadits itu maksudnya keluar dari Islam. Akan ada pembahasan tersendiri. Apakah orang yang meninggalkan shalat keluar dari Islam? Di sini ada ikhtilaf ulama. Ulama terbagi menjadi dua pendapat. Mayoritas ulama bilang orang yang meninggalkan shalat ia masih Islam. Sedangkan minoritas ulama bilang orang yang meninggalkan shalat, ia kafir.

8. Ancaman mati di atas jahiliyah

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Ada empat hal di tengah umatku dari perkara jahiliyah, mereka sulit untuk meninggalkannya; berbangga dengan keturunan, mencela keturunan orang lain, minta hujan dengan perantaraan bintang-bintang, dan meratapi mayat”. (HR. Muslim)

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Wanita yang meratapi mayat bila tidak bertobat sebelum meninggal, ia dibangkitkan pada hari kiamat memakai baju dari timah panas dan mantel dari aspal panas. (HR. Muslim)
Meratap di sini misalnya bagi perempuan itu memukul-mukul wajah, merobek-robek baju. Kalau laki-laki diputuskan pacarnya, dia membanting HP. Tapi bukan berarti kafir orang yang melakukan hal ini. Jangan salah memahami hadits ini seperti yang dilakukan oleh ISIS.

Itu lah delapan ciri-ciri dosa besar.

Syarat 4,9 Milyar


Sekarang pembahasan 4,9 milyar, orang-orang yang masuk surga tanpa hisab. Kalau kita termasuk ke dalam golongan ini, itu termasuk kesuksesan yang nyata. Dalam hadits shahih Bukhari dan Muslim yang sudah dibahas pada bagian pertama merupakan isi bagian awal haditsnya. Berikut hadits lengkapnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Saya telah diperlihatkan beberapa umat oleh Allah, lalu saya melihat seorang Nabi bersama beberapa orang, seorang Nabi bersama seorang dan dua orang dan seorang Nabi sendiri, tidak seorangpun menyertainya. Tiba-tiba ditampakkan kepada saya sekelompok orang yang sangat banyak. Lalu saya mengira mereka itu umatku, tetapi disampaikan kepada saya, 'Itu adalah Musa dan kaumnya'. Lalu tiba-tiba saya melihat lagi sejumlah besar orang, dan disampaikan kepada saya, 'Ini adalah umatmu, bersama mereka ada tujuh puluh ribu orang, mereka akan masuk surga tanpa hisab dan adzab.'

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dan masuk rumah. Orang-orang pun saling berbicara satu dengan yang lainnya, ‘Siapakah gerangan mereka itu?’ Ada diantara mereka yang mengatakan. ‘Mungkin saja mereka itu sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Ada lagi yang mengatakan, ‘Mungkin saja mereka orang-orang yang dilahirkan dalam lingkungan Islam dan tidak pernah berbuat syirik terhadap Allah.’ dan menyebutkan yang lainnya. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar, mereka memberitahukan hal tersebut kepada beliau. Beliau bersabda, 

"Mereka itu adalah orang yang tidak pernah minta diruqyah, tidak meminta di-kay dan tidak pernah melakukan tathayyur serta mereka bertawakkal kepada Rabb mereka." 

Lalu Ukasyah bin Mihshon berdiri dan berkata, 'Mohonkanlah kepada Allah, mudah-mudahan saya termasuk golongan mereka!’ Beliau menjawab, ‘Engkau termasuk mereka’, Kemudian berdirilah seorang yang lain dan berkata,’Mohonlah kepada Allah, mudah-mudahan saya termasuk golongan mereka!’ Beliau menjawab, ’Kamu sudah didahului Ukasyah.’


1. Tidak minta diruqyah


Kalau seseorang kesurupan, kemudian dia diruqyah tanpa dia minta, itu tidak masalah. Kalau ia minta, berarti gagal.

2. Tidak minta diobati dengan kay (besi panas)


Di zaman dulu, kalau ada penyakit seperti tumor atau yang lain, salah satu metode pengobatannya adalah dengan menempelkan besi panas di bagian yang sakit. Penyembuhan ini dikenal paling manjur pada zaman dulu. Hukum kay ini kata Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dilarang secara makruh tidak sampai haram. Karena beliau pun pernah meng-kay Ubay ibn Ka'ab.

3. Tidak pernah percaya tathayyur (tahayul)


Kalau ada kupu-kupu  masuk rumah, berarti ada...? Hayo yang jawab berarti percaya, haha. Tidak, kalian hanya tahu saja bukan percaya, kan?

Contoh lainnya adalah jika di perjalanan bertemu kucing hitam maka sebaiknya melalui jalan lain, karena akan ada kesialan jika melalui jalan itu. Banyak di kartun-kartun diajarkan tahayul yang seperti ini. Maka harus hati-hati.

4. Selalu bertawakkal kepada Allah


Ini poin terberat. Coba, di antara kita pernah besoknya UTS kemudian kita belajar dengan sungguh-sunguh, tapi besoknya nyontek. Nyontek adalah ciri-ciri tidak tawakkal. Gagal.

Sekarang kalau ditanya "siapa yang sudah gagal?" mungkin banyak di antara kita yang gagal.

Misalnya ada orang. Dia tidak pernah tidak tawakkal kepada Allah. Jadi seumur hidupnya, selalu dalam perbuatannya ia tawakkal. Besok UTS dia belajar sungguh-sungguh. Dan ketika sukses dia tidak bilang, "Siapa dulu dong, aku belajar tadi malam." Kalau dia bilang seperti itu berarti dia sudah tawakkal kepada belajar, bukan ke Allah. Tapi kalau misalnya kita ikhtiar sebisa mungkin, kemudian setelah itu kita sukses, alhamdulillah, semua karunia Allah. Kalau gagal kita berkata, "Ini semua takdir Allah. Dan takdir Allah penuh hikmah. Yang salah adalah diriku."

Anak DKM misalnya ikhwan turnamen futsal, sementara akhwat ngerujak. Setelah itu, rujak buatan akhwat dimakan oleh ikhwan. Saat dibilang rujaknya enak, akhwat berkata, "Siapa dulu dong yang ngebuat?" Ini berarti tawakkalnya sudah salah.

Itu lah 4,9 milyar. Kita harus berusaha untuk mencapainya.

Ada pertanyaan, 

"Kalau misalnya kita melakukannya (minta diruqyah dan lain-lain) dulu, apakah bisa termasuk ke dalam 4,9 milyar?"

Tenang, teman-teman. Mudah-mudahan, hadits berikut bisa menjadi dalil masih bisa sukses menjadi 4,9 milyar.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 
"Orang yang bertaubat dari suatu dosa, itu sama seperti tidak melakukan dosa sama sekali." (HR. Ibnu Majah derajatnya hasan lighairih)

Tapi itu tidak menjamin. Karena itu, kalau pun kita tidak bisa masuk ke jalur VIP, mari kita masuk ke golongan orang yang menjauhi dosa-dosa besar. Semoga Allah mudahkan.

Semoga Allah mengumpulkan kita di surga-Nya. Aamiin ya Allah ya Rabbal 'alamin.

Sabtu, 23 Juli 2016

Al-Kabair 0 : 4,9 Milyar (1)

Makrifat Sabil Haq


Bismillahi wash shalatu was salamu 'ala rasululillah.
Innal hamda lillahi nahmaduhu wa nasta'inuhu wa nastaghfiruh.
Wa na'udzubillahi min syururi anfusina wa min sayyiati a'malina.
May yahdihillahu fa la mudhillalah.
Wa may yudhlil fa la hadiyalah.
Asyhadu al la ilaha illallah.
Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluh.
Amma ba'du.

Indeed, all praise be to Allah, we praise Him. we seek His protection, and we seek His forgiveness.
We seek protection to Allah, from the evil of ourselves and from the evil of our action.
Whoever Allah guides, no one can misguide.
And whoever Allah lets to leaves to go astray, no one can guide.
I bear witness that there is no God (worthy to be worshipped) except Allah.
And I bear witness that Muhammad shallalahu 'alaihi wa sallam is His slave and messenger.
And after that.

Apa Sih 4,9 Milyar?



Kalian tahu, bintang film seperti Teuku Wisnu. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan uang 4,9 milyar? Ia perlu 20 bulan alias satu tahun delapan bulan. Karena gaji Teuku Wisnu waktu jadi bintang film itu 250 juta rupiah, berarti 20 bulan baru bisa lewat 4,9 milyar yaitu 5 milyar.

Tapi bukan itu pembahasannya.

Pembahasan yang akan dibahas sekarang adalah sebuah hadits yang sangat agung. Masya Allah keren banget, dari dulu orang-orang pengen dapet hadits ini. Apa haditsnya?

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 
"Diperlihatkan kepadaku umat-umat. Dan aku bisa melihat ada di antara nabi yang punya pengikut sekitar tiga sampai sembilan orang. Ada juga nabi yang punya pengikut hanya dua orang, ada yang satu orang. Kemudian aku diperlihatkan ke sebuah arah dan di sana ada umat yang sangat banyak. Aku kira mereka umatku. Tapi kemudian dikatakan, 'Itu adalah umat Musa alaihis salam.' Kemudian aku diperintahkan untuk melihat ke ufuk. Sejauh mata memandang, di situ ada umat yang banyak sekali. Dan dikatakan kepadaku, 'Itu adalah umatmu wahai Muhammad. Dan bersama mereka ada 70.000 orang yang akan masuk surga tanpa hisab dan adzab.'" (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, ada tambahan. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meminta tambahan kepada Allah. Akhirnya oleh Allah ditambah setiap 1000 orang bisa membawa 70.000. (HR. Ahmad, dihasankan oleh Syaikh Al-Arnauth)

Dalam lafadz yang lain lagi, di mana hadits ini derajatnya lemah ringan. Tapi kemudian setelah dilihat sanadnya, dan ulama peneliti hadits telah meneliti sanad-sanad haditsnya, akhirnya Syaikh Aktuairiji berfatwa bahwasanya haditsnya hasan, sedangkan Syaikh Abu Abdurrahan dalam kitab Silsilah Hadits Ash-Shahihah no. 1484 menyatakan hadits ini shahih. Yaitu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meminta tambahan kepada Allah, dan Allah memberi tambahan setiap satu orang bisa membawa 70.000 orang.

Total 4,9 milyar. Mereka yang akan masuk surga tanpa hisab dan adzab. Subhanallah. Semoga kita termasuk golongan ini.

Itu lah jalur VIP. Karena 4,9 milyar itu kalau dibandingkan dengan manusia dari zaman sampai sekarang itu sedikit. Allah berfirman dalam QS. Al-Waqi'ah: 10-14.
"Dan orang-orang yang lebih dahulu beriman. Mereka itulah orang yang didekatkan kepada Allah. Mereka berada di dalam surga yang penuh kenikmatan. Banyak di antara golongan yang terdahulu, dan sedikit dari golongan yang kemudian."

Kita termasuk golongan orang yang kemudian. 4,9 milyar itu dibagi-bagi dari zaman Nabi Adam,sampai ke zaman sekarang. Itu pun di akhir-akhir zaman ada para sahabat nabi yang sangat banyak jumlahnya. Apakah kita tidak bisa kebagian? Tunggu dulu.

Nanti akan dibahas, bahwa mungkin saja di antara kita masih bisa ada yang match dengan kriteria yang akan dibahas di akhir.

Sebelum ke jalur VIP 4,9 milyar, akan dibahas jalur biasa terlebih dahulu.

Jalur Biasa


Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 
"Di hari kiamat, neraka itu akan dibawa oleh 70.000 rantai. Dan di setiap rantai ada 70.000 malaikat yang menariknya. (HR. Muslim)

Kalian tahu, neraka jahannam ini bisa berbicara. Ketika Allah melempari satu gelombang manusia ke neraka jahannam, ia akan bicara, "Hal mim mazid?" "Ya Allah, masih ada tambahan?" begitu sampai gelombang ketiga. Sampai akhirnya Allah menginjakkan tumit-Nya (wajib kita imani, tidak boleh kita bayangkan bagaimana bentuknya, dan tidak boleh diserupakan dengan makhluk) ke neraka jahannam dan jahannam bilang, "Demi kemuliaan-Mu ya Allah, demi kemuliaan-Mu, cukup, cukup, cukup." 

Neraka jahannam yang tadinya luas jadi sempit. Dan orang-orang yang berada di neraka jahannam tubuhnya oleh Allah diperbesar. Kulitnya disebutkan dalam hadits yang shahih memiliki tebal sepanjang tiga hari perjalanan. Giginya sebesar gunung Uhud. Hikmahnya adalah agar siksaannya jadi lebih terasa. Karena sensor sakit ada di kulit. Semakin tebal, semakin terasa pedihnya dibakar. 

Bayangkan, neraka yang tadinya luas dan diisi oleh orang-orang bertubuh sangat besar akan diremukkan setelah Allah menginjakkan kaki-Nya yang menyebabkan neraka menyempit. Dan ingat, neraka jahannam itu warnanya hitam. Subhanallah. Semoga Allah melindungi kita dari neraka jahannam.

Nah temen-temen semua, sebelum kita masuk ke materi 4,9 milyar, akan ada pembahasan untuk jalur biasa dulu. Jalur agar tidak disentuh api neraka.

Kalau ditanya, "Mending dijamin surga atau tidak disentuh neraka?" Jawabannya tidak disentuh neraka. Kalau dijamin tidak disentuh neraka, pasti masuk surga, sedangkan dijamin surga belum tentu tidak masuk neraka terlebih dahulu.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 
"Tidak ada seorang pun yang mati di atas laa ilaha illallah kecuali pasti surga wajib baginya." Abu Dzar bertanya, "Ya Rasul, bagaimana kalau dia berzina dan mencuri?" Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Walaupun berzina dan mencuri." Abu Dzar bertanya sampai tiga kali. (HR. Bukhari)

Semua orang Islam dijamin surga, tapi tidak dijamin tidak disentuh api neraka. Karena itu kita harus tahu caranya bagaimana agar kita tidak disentuh neraka.

Allah berfirman, 

"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)." (QS. An-Nisa' [4] : 31)

Berarti kunci agar tidak disentuh neraka adalah jangan mati dengan dosa besar.

Coba kalian sebutkan 30 dosa kecil dalam waktu satu jam insya Allah tidak akan bisa. Tapi kalau disuruh menyebutkan 30 dosa besar dalam lima menit, pasti bisa. Karena dosa besar itu jumlahnya jauh lebih banyak daripada dosa kecil. Di bagian ke-2 nanti akan kami jabarkan kriteria atau ciri-ciri dosa besar.

***


Kamis, 21 Juli 2016

Paradisean Youth

Rizal Fadli

Paradisean Youth adalah suatu blog di mana dikumpulkan materi-materi ceramah yang disampaikan oleh Aa' Rizal Fadli Nurhadi atau Abu Takeru (Lulusan East Preston Islamic College, Melbourne, Victoria Australia).

Beliau belajar di bawah para ustadz-ustadz yang beraqidah lurus dan baik. Beliau juga mempelajari kitab yang dikarang oleh ustadz Abu Ameenah Bilal Philips yaitu seorang ulama mu'alaf yang mengikuti jalan para sahabat Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam dalam memahami Quran dan Hadits.

Paradisean Youth adalah website yang dibuat untuk sharing ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang keislaman yang insya Allah tidak menyimpang dari jalan yang benar, bukan juga jalan para teroris atau kelompok-kelompok yang mengatasnamakan Islam padahal kurang sejalan dengan ajaran Islam. Dibuat oleh anak-anak muda yang memiliki semangat menuntut ilmu Islam dengan benar.

Paradisean Youth memuat banyak materi ceramah yang umum disampaikan untuk semua umur namun lebih ditekankan pada para pemuda pejuang Islam, materi intinya adalah kitab Al-Kabair karangan imam Adz-Dzahabi yaitu kitab yang membahas dosa-dosa besar.

Paradisean Youth sangat selektif dalam penyampaian hadits, karena pembuat blog telah mengetahui besarnya dosa menyampaikan hadits yang bukan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. "Barangsiapa berdusta atas namaku (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam) dengan sengaja maka hendaknya dia mengambil tempat duduk di Neraka." (Hadis Shohih Mutawatir dengan maknanya)

Paradisean Youth adalah blog yang berisi ceramah yang disampaikan oleh Rizal (biasa dipanggil Aa' Rizal) untuk menjadi salah satu motivasi (insya Allah) bagi para penceramah muda untuk sangat berhati-hati dalam menyampaikan materi tentang keislaman. Haram berfatwa tanpa ilmu, haram berbicara tentang agama seenaknya. karena itu bisa menyesatkan orang yang sangat banyak.

Paradisean Youth mengadakan kajian rutin dengan Aa' Rizal yang bisa diikuti tiap pekan yaitu :
*1. Kajian Al-Kabair
Tempat: GSG (Gedung Serba Guna) Masjid Salman ITB, Jalan Ganeca 7, Coblong, Bandung, Jawa Barat
Hari: Jum'at
Waktu: 15.30 - 17.30 WIB

*2. Kajian Tauhid
Tempat: Lantai 4 Ruang Utama Masjid Al-Furqan UPI, Jl. Dr. Setiabudi No. 229 Bandung (Kampus UPI Bandung), Jawa Barat
Hari : Minggu (Ahad)
Waktu : 16.00 - 17.30 WIB

Paradisean Youth menyediakan tempat wakaf untuk sarana-sarana dakwah bagi para pemuda serta bagi siapapun yang ingin ikut hadir dalam majelisnya. Silakan hubungi kontak person 08996902953 (Aa' Rizal) atau bisa lewat rekening BNI Syariah no. rek 0290922487 atas nama Rizal Fadli Nurhadi.

Baca Juga :
- Paradise Meeting
- Download Rekaman Mentoring
- Download Video Mentoring
- Video Tata Cara Solat
- Video Tata Cara Wudhu
 

Jumat, 12 April 2013

Video Dosa Besar Episode 23 | Syirik Part 3

Rizal Fadli

video
Video Dosa Besar Episode 23 | Syirik Part 3

Teman-Teman, sayang banget ya, kalau kita udah banyak ibadah, sedekah, haji, dan jihad tapi ternyata amal kita di akhirat nilainya nol alias kosong. kenapa kok bisa?! soalnya kita terjerumus ke dosa syirik. mungkin ada yang bilang "tapi kan gue gak tau"... ok jawabanya "loo tuh gak tau tapi gak mau nyari tau" jadi bagi orang yang gak usaha untuk menuntut ilmu tentang Tauhid maka dia TETAP BERDOSA walaupun alasanya karena gak tau. jadi kita gak ada alasan Amigos! ikuti mentoring ini dengan serius ya, kalau ada salah ucap dari Pemateri (Aa Rizal) silakan koment. aa Rizal biasanya kalau salah ucap suka diralat langsung atau pas episode berikutnya diralat karena biasanya keceplosan atau kepeleset lidah.

Baca Juga :
- Paradise Meeting
- Download Rekaman Mentoring
- Download Video Mentoring
- Video Tata Cara Solat
- Video Tata Cara Wudhu
 

Selasa, 26 Maret 2013

Download Video Mentoring

Rizal Fadli

Rekaman ini menggunakan  2 format : Yaitu MP3 dan AMR ..

Untuk yang belum punya ID 4Shared bisa menggunakan ID ini 
Email : emaildownload123@yahoo.com
Password : 123456

1. Download Video Tata Cara Shalat
3. Download Video Perjalan Akhirat
4. Download Video

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates | Modified by Zain Ibn Sufry